“Mi, lat, mi lat.” Teriak Fadia kepada istri seraya menyerahkan mukenah batik. Kami berdua sebagai orangtua merasa bersyukur karena Fadia (1,4 tahun) terlihat pro aktif seperti mengajarkan kita untuk selalu belajar shalat, yang artinya memperbaiki shalat.

Di dalam buku fiqh sunnah karangan Sayyid Sabiq, shalat adalah ibadah yang terdiri dari perkataan dan perbuatan tertentu yang dimulai dengan membaca takbir dan diakhiri dengan mengucapkan salam. Kedudukan shalat dalam Islam menempati posisi yang tidak bisa diremehkan. Tak heran, jika perintah shalat wajib dikerjakan bagi yang sudah dewasa dalam kondisi apapun. Shalat adalah ibadah pertama yang diwajibkan oleh Allah SWT, yang perintahnya langsung disampaikan kepada Muhammad saw melalui perjalanan malam Isro Mi’roj.

Melihat geliat Fadia, istri pun langsung mencari mukaneh anak-anak yang beberapa hari sebelumnya dibeli. Imut, gemas dan kagum, itulah perasaan kami ketika melihat wajah Fadia menggunakan mukenah yang berhiaskan mitif bunga berwarna pink. “Cantik amat yang anak ummi,” kata istri sambil mencium pipinya yang cabi-cabi. Kondisi badan istri yang saat itu sedang kurang enak karena terserang flu, mendadak siuman melihat geliat Fadia yang ingin belajar shalat.

Warna hijau tembok rumah dan taman mungil di sisi tempat shalat menambah keyakinan dan rasa syukur kami memuncak. Bunga dan ikan hias di dekat kami bertiga menyaksikan kebahagiaan hamba-hambaNya yang ingin menjadi manusia bersyukur. Usai shalat, nafas terasa lega dan batinpun terasa lapang. Tentramdan tenang itulah percikan dari air wudhu, gerakan shalat dan ungkapan penyadaran akan kelemahan sebagai seorang hamba.

Jujur, saya sendiri terkadang masih muncul pertanyaan manfaat shalat untuk kehidupan di dunia. Jika manfaat akhiratnya jelas pasti jaminannnya yaitu syurga. Setelah ditelisik dengan membaca, mendengarkan dan mempraktekan sendiri ternyata shalat memiliki pengaruh yang luar biasa bagi perjalanan kehidupan pribadi seseorang. Dalam sebuah acara ramadhan tahun 2008 lalu, seorang ustad yang dikenal dengan menajemen shalatnya, mengatakan, shalat mampu membuat tulang rusuk, syaraf otak dan persendian seseorang lebih sehat. Syaratnya, jika gerakan shalat dilakukan dengan benar.

Bahkan, air wudhu yang kita lakukan sebelum shalat bisa bermanfaat untuk meregangkan otot-otot yang tegang. Sekali lagi, semua itu akan kita dapatkan jika dilakukan dengan benar. Benar atau tidaknya silahkan lakukan sendiri dengan ikhlas, benar dan terus menerus. *****

Kota Serang, September 2009