Sekolah adalah tempat yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan. Prinsip ini harus menjadi pegangan bagi pengelola pendidikan agar mampu merubah imaje sebelumnya, dimana sekolah adalah tempat yang membosankan sekaligus banyak mengandung unsur paksaan, yang terkadang tidak menghargai hak-hak anak.

Akhir pekan di pertengahan Juli 2009, tepatnya Minggu (18/7/2009) sekitar pukul 16.00 WIB. Disaat matahari mulai beranjak ke peraduannya, bulan mulai mengintip sore dan tumbuhan mulai terlihat lemas. Kami bertiga menyambangi kawasan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nur El-Qolam, di Komplek Perumahan Banjaragung, Kota Serang, Provinsi Banten.

Warna hijau muda yang melekat di dinding sekolah menyatu dengan warna aneka tanaman di sekitar area tersebut. Arsitektur dan warna sekolah yang dipimpin oleh Zaenal Arifin, ini memiliki karakter kuat lekat dengan nuansa alamnya. Meskipun tidak sama persis dengan sekolah alam tapi dilihat desain bangunan dan polanya, sekolah ini layak menjadi pilihan bagi anak-anak.

Bukan hanya karena biaya sekolahnya relatif murah jika dibandingkan dengan sekolah sejenisnya. Akan tetapi, pola pemilihan warna bangunan serta konsep tata ruang area yang eksotis dan lembut, membuat anak-anak merasa nyaman, senang dan bebas layaknya sedang rekreasi di sebuah taman.

Selama kurang lebih dua jam berada di kawasan ini, Fadia anak pertama saya merasa nyaman dan senang. Dua saung berukuran kira-kira 4 kali 3 meter yang berada tepat di depan ruang kelas menambah nuansa berbeda. Sementara, di bagian selatan bangunan sekolah, terlihat beberapa jenis tanaman mulai kacang panjang, cesim, pare dan mangga yang mengelilingi rumpunan bambu kerdil dengan suara derau gemerisik saat angin menerpanya bak nyanyian alam, memperdalam kesan bahwa kita memang sedang rekreasi.

Luas area SDIT E-Qolam sendiri mencapai kurang lebih 5.000 meter persegi dengan luas bangunan kira-kira 300 meter. Meski baru didirikan tahun 2009 tapi kepercayaan masyarakat cukup tinggi. Terbukti, penerimaan siswa baru pada kali pertama tahun ajaran yaitu 2009, ada 33 siswa yang sekolah di tempat ini.

Kesempurnaan sekolah ini semakin nyata ketika kita menengok di samping area sekolah, dimana terdapat water park Bumi Mutiara Serang (BSM), yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari sekolah. Bagi orangtua yang mengerti hakekat pendidikan anak dan menjadikan sekolah sebagai tempat, yang menyenangkan bagi anak-anak. SDIT El-Qolam sepertinya bisa menjadi pilihan sekolah putra-putri anda.

Untuk menuju ke sekolah ini tidaklah sulit karena lokasinya diapit oleh beberapa pusat keramaian, pada bagian utara oleh Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, di bagian selatan oleh Markas Polda Banten, sementara di bagian barat oleh Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang. Sedangkan bagian timur sekolah sendiri merupakan perbatasan antara Kota Serang dengan Kabupaten Serang. ***